Home » Menkes Ungkap Cara Simpel Cegah Gula Darah Melonjak Meski Porsi Makan Banyak

Menkes Ungkap Cara Simpel Cegah Gula Darah Melonjak Meski Porsi Makan Banyak

Uniquesehat.com – Lonjakan gula darah setelah makan sering menjadi kekhawatiran banyak orang, terutama bagi mereka yang memiliki risiko diabetes. Menariknya, Menteri Kesehatan (Menkes) mengungkap sejumlah cara sederhana yang dapat dilakukan siapa saja untuk mencegah gula darah naik drastically meski porsi makan cukup banyak.

Kebiasaan ini terbukti efektif dalam membantu metabolisme tubuh tetap stabil tanpa harus menerapkan diet ekstrem.

Mengapa Gula Darah Bisa Naik Setelah Makan?

Setiap kali kita makan, terutama makanan yang mengandung karbohidrat, tubuh akan mengubahnya menjadi glukosa. Jika proses pengaturan insulin terganggu atau makanan terlalu cepat diserap, gula darah dapat melonjak dengan cepat.

Beberapa faktor penyebab lonjakan gula darah:

  • Porsi makan terlalu besar
  • Konsumsi makanan tinggi karbohidrat sederhana
  • Kurang aktivitas fisik
  • Pola makan tidak seimbang
  • Kondisi metabolik seperti prediabetes

Makan Sayur Lebih Dulu Sebelum Karbohidrat

Menkes menyarankan untuk memulai makan dengan sayuran, bukan nasi atau karbohidrat.

Mengapa efektif?

Sayuran kaya serat membantu:

  • Memperlambat penyerapan gula
  • Mengurangi lonjakan glukosa setelah makan
  • Membuat perut terasa lebih cepat kenyang sehingga porsi karbo jadi otomatis berkurang

Ini dikenal sebagai metode “food sequencing”, yang terbukti membantu menjaga stabilitas gula darah.

Konsumsi Protein di Awal Makan

Setelah sayur, konsumsi sumber protein seperti telur, ikan, ayam, atau tempe.

Manfaatnya :

  • Protein menghambat lonjakan gula
  • Membantu tubuh mengatur kadar insulin
  • Membuat kenyang lebih lama sehingga mencegah makan berlebihan

Karbohidrat Dimakan Paling Terakhir

Setelah sayur dan protein, barulah konsumsi nasi, mie, atau roti.

Kenapa?

Karbohidrat yang dimakan paling akhir akan diserap lebih lambat karena sudah “terhalang” serat dan protein.
Hasilnya: gula darah tetap stabil meski porsi makan cukup banyak.

Cropped shot of two senior women walking together in morning

Jalan Kaki 10–15 Menit Setelah Makan

Menkes juga menekankan pentingnya bergerak setelah makan, bukan langsung duduk atau rebahan.

Aktivitas ringan membantu:

  • Menggunakan glukosa sebagai energi
  • Menurunkan kadar gula darah yang baru saja diserap
  • Mengurangi risiko penumpukan lemak

Cukup jalan kaki santai di sekitar rumah atau kantor.

Minum Air Putih yang Cukup

Hidrasi yang baik membantu metabolisme berjalan lebih efektif. Selain itu, minum air dapat membantu menekan keinginan untuk makan berlebih.

Mencegah lonjakan gula darah tidak selalu harus dengan diet ketat. Menkes mengungkap bahwa perubahan kecil seperti makan sayur dulu, protein setelahnya, karbohidrat paling akhir, bergerak setelah makan, dan menghindari minuman manis sudah cukup efektif menjaga gula darah tetap stabil.

Dengan kebiasaan sederhana ini, siapa pun bisa makan lebih tenang—bahkan dengan porsi besar—tanpa khawatir gula darah melonjak drastis.

Dapatkan informasi mengenai Berita Terkini Di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

mental4d


mental4d


mental4d


mental4d


mental4d